CINTAKU, DAMBAANKU

Hembusan angin dilema

Hamparan pasir berkata cinta

Disinari matahari dengan cantiknya

Lautan dambaan berdesakan suka

Tuhan…

Mengapa dia yang kudamba

Mengapa dia yang kucinta

Mengapa dia yang kusayang

Cinta ini bagaikan pulpen diatas papan tulis

Cinta ini bagaikan kapur diatas kertas

Cinta ini, dambaan ini…

Hanyalah cinta yang bertepuk sebelah tangan

Yang tak mungkin terlontar dari hati dan ucapan

Tatapan hatinya, kuterima dengan bodohnya

Kecakapannya, kuterima dengan culunnya mencari cinta

Kata-katanya, kuterima dengan hati berharap

Kesakitannya, membuatku pilu tak bernyawa

Keceriannya, membuat hati gugup tertunduk malu berkata cinta

Kudamba kau

Kucinta kau

Kusuka kau

Hanya karena Allah hadir dalam cinta ini

Dan pasti…

Ada laki-laki yang lebih dibanding kau jika Allah mau

Yang terpenting…

Kudamba kau disaat Allah ridho padaku untuk melakukannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s